Catatan Si DjaiL

Showing posts with label perhitungan tiga fasa. Show all posts

Pemancar Radio Sederhana

Posted by: zonder77 in , , , , , , , ,

Setelah sempat kita bahas penerima radio AM sederhana kurang lengkap rasanya kalau tidak dilengkapi dengan Rangkaian transmitter / pemancar AM sederhana. Ya dengan alat ini kita bisa bertindak selayaknya penyiar radio sungguhan, bagaimana cara membuat nya??

Alat alat yang dibutuhkan ialah :
1. Satu buah Kristal Oscilator 1Mhz ( Rp 25.000,00 )
2. Sebuah Trafo Audio 1000 Ohm ke 8 Ohm ( kalau tidak ada gunakan trafo IT 191 ) ( Rp 3000,00 )
3. Satu buah PCB bolong bolong biasa ( Rp Lupa )
4. Satu buah jek audio ( Phone Plug ) ( Rp Lupa )
5. Satu buah tempat / sarung baterai 9 V
6. Satu buah Baterai 9 V
7. Kabel bercapit buaya ( salah satu sisinya saja )
8. Kabel / apapun yang bisa jadi antenna / antenna juga gak apa apa ^^
9. Sedikit keahlian solder menyolder

Review Part :

Oscillator
Komponen yang bernama oscillator ini merupakan komponen utama dari alat yang akan kita buat. Bila ke dua kaki nya terhubung dengan sumber tegangan maka pada kaki yang satunya lagi akan terbangkit kan tegangan dari 0 Volt menuju 5Volt lalu ke 0 volt lagi dan begitu seterusnya sesuai dengan frekuensi yang tertera pada badan oscillator, di alat kita tertulis 1.000Mhz ( 1 mega hertz ) maka akan terjadi naik dan turunnya tegangan tersebut sebanyak 1.000.000 kali perdetiknya, Dalam dunia pertelekomunikasian sinyal inilah yang disebut dengan Sinyal Carrier.

Oscillator sendiri memiliki bentuk seperti kotak besi yang ke tiga sudutnya Tidak Runcing dan runcing pada salah satu sudut yang lain. Sudut yang runcing menandakan posisi dari kaki oscillator yang tidak terpakai. ( Dibuat seperti itu agar mudah memegangnya pada saat akan menyolder ).

Trafo Audio 1000 Ohm ke 8 Ohm

Komponen yang satu ini tidak kalah pentingnya dengan oscillator, bila oscillator berperan dalam menghasilkan sinyal carrier maka trafo audio ini juga berfungsi sebagai Modulator dengan cara menyesuaikan amplitudo dari sinyal informasi dan menumpangkannya ke sinyal carrier.

Skema Rangkaian AM Radio transmitter ( Pemancar Radio AM )




Berikut ini adalah gambar rangkaian yang sudah jadi :



Cara membuat Pemancar Radio AM ini :

1. Bila trafo yang anda beli benar maka pada salah satu sisinya akan menjulur 3 kawat tembaga dan pada sisi yang satunya hanya akan ada 2 kawat tembaga. Sisi dengan 3 kawat menjulur adalah sisi yang memiliki hambatan tinggi yaitu 1000 Ohm sedangkan sisi dengan 2 kawat menjulur adalah sisi yang berhambatan rendah 8 Ohm.



jika di indonesia tidak ada kabel menjulur dari trafo, yang di isolasikan dengan isolator berwarna-warni seperti barang diatas. Tetapi untuk lebih mudah menjelaskan cara pembuatan, posisikan trafo anda seperti pada gambar dan anggap kabel tembaga pojok kiri atas adalah kabel warna hijau seperti pada gambar, begitu pula pada kabel tembaga pada pojok kiri bawah kita anggap kabel biru seperti pada gambar. ( Posisi 3 kabel menghadap ke arah kiri dan 2 kabel menghadap ke arah kanan )2. Pasang Trafo audio tersebut pada PCB anda ( Lem atau apapun terserah ) dengan sisi hambatan tinggi menghadap ke luar ( lihat gambar ).
lalu solderlah kabel warna hijau dan biru pada jek audio seperti pada gambar dibawah ini : ( jangan lupa untuk menutup kembali jek audionya bila sudah tersolder )



3. Hubungkan kabel merah trafo dengan positif baterai lalu kabel putih trafo dengan kaki oscillator sudut kiri atas. ( sesuai kesepakatan sudut yang runcing kita letakkan sebagai sudut kiri bawah ) ( Mau disolder atau tidak terserah saudara, saran saya disolder saja pada papan PCB supaya lebih kokoh )

4. Hubungkan negatif baterai dengan kaki oscillator sudut kanan bawah dan pada titik pertemuan itu hubungkan pula dengan satu kabel yang ber-capit buaya pada salah ujung nya. ( kabel bercapit hijau pada gambar ).

5. Hubungkan Kaki Oscillator sudut kanan atas dengan kabel bercapit buaya ( capit kuning pada gambar )

6. Terahir, Hubungkan capit kuning dengan antenna dan capit hijau dengan grounding yang bagus ( Ex: Tubuh anda ). Viola!! Alat anda siap beroperasi!!!

Cara Menggunakannya?????
Cukup mudah, sambungkan jek audio kita dengan sebuah sumber audio output misal: Nokia Express music atau speaker speaker simbadda. setelah itu pasang baterai dan coba dekatkan pemancar kita pada radio radio AM dijamin suara yang kita putar akan tertangkap oleh radio tersebut.

Bila kita ingin Memasukkan Suara kita?????
Cukup pergi kepasar genteng ( " Toko Karunia " Saya tidak promosi ) dan bilang "mbak beli rangkaian Mic Compressor". Jangan lupa beli Condensator Mic + Baterai 12V nya sekalian... soalnya di rangkaian yang udah jadi itu g ada micnya, cuma lubang dua tempat nyolder micnya... jadi harus beli sendiri.

Semoga Bermanfaat ^_^

..#*Full view, here*#..

Analisa fasor, faktor daya, dan perhitungan tiga fasa

Posted by: zonder77 in , ,

҉ Fasor gelombang sinusoid
Di bidang elektronik, bearan-besaran arus dan tegangan dapat dihitung dengan melakukan pengukuran karena besaran tersebut memang ada dan nyata dalam dalam suatu rangkaian. Namun dalam perhitungan sering diselesaikan melalui cara abstraksi karena selain untuk mempermudah perhitungan, konsep abstraksi fasor penting dalam pendidikan elektronik. Fasor menyatakan transformasi dari fungsi waktu ke dalam bidang kompleks yang mengandung informasi tentang amplitudo dan sudut fasa.
Analisa vektor yang berputar pada selang waktu tertentu disebut analisa fasor yang apabila dikaitkan dengan bentuk gelombang sinus akan memungkinkan penggambara fasor sinusoid yang sangat penting dalam persoalan elektronik.
1. Terdapat banyak sekali gejala di alam ini yang dapat digambarkan sebagai gelombang berbentuk sinus.
2. Karena mudah pembangktannya, maka arus dan tegangan dalam pembangkitan tenaga listrik berbentuk sinus.
3. Sesuai uraian deret Fourier, semua gelombang periodik yang lain, dengan syarat tertentu dapat diuraikan ke dalam penjumlahan dari gelombang sinus dengan frekuensi yang bermacam-macam.
Dalam suatu rangkaian linear yang terdiri atas tahanan (R), induktor (L), dan kapasitor (C), apabila suatu arus atau tegangan adalah sinusoid, maka semuja arus dan teganagan yang lain juga berbentuk sinusoid dengaan frekuensi yang sama.
Melalui hukum Kirchoff terdapat 3 cara untuk penjumlahan dan pengurangan bentuk-bentuk sinusoid :
1. Cara grafis, dengan menggambarkan gelombang demi gelombang dan dijumlahkan setiap saat. Ini memakan waktu dan tidak teliti.
2. Cara trigonometri, menggunakan dalil-dalil trigonometri untuk menjumlahkan dan mengurangkan dua sinusoid. Cara ini sukar dan memakan waktu.
3. Cara aljabar kompleks da analisis fasor seperti diuraikan terdahulu. Aiani adalah cara paling mudah.


҉ Fasor daya dan daya kompleks
Dari pembahasan terdahulu dapat diketahui bahwa daya rata-rata bukan fungsi rms dari arus dan tegangan saja, tetapi ada unsur pembeda sudut fasa arus dan tegangan.
Tegangan dikalikan dengan arus disebut daya semu. Daya rata-rata dibagi daya nyata disebut faktor daya.
Bila sebuah beban diberi tegangan, impedansi dari beban tersebut , impedansi dari beban tersebut akan menentukan besar arus dan sudut fasa yang mengalir pada beban tersebut. Faktor daya merupakan petunjuk yang menyatakan sifat suatu beban.

҉ Perhitungan tiga fasa
Hampir semua listrik yang digunakan oleh industri, dibangkitkan, ditransmisikan, dan didistribusikan dalam sistem 3 fasa. Sistem ini memiliki besar yang sama untuk tegangan atau arus tetapi mempunyai beda sudut sebesar 120˚ antarfasanya.
Apabila sumber mensuplai sebuah beban seimbang, maka arus yang mengalir pada masing-masing penghantar akan memiliki besar yang sama dan beda sudut fasa 120˚ satu sama lain. Arus ini disebut arus seimbang.

..#*Full view, here*#..
>

ShoutMix chat widget

Guestbook Rolling Widget